x

Posted on by Varel Marentama

\
Photo Credit: Pexels

Di hari pernikahan yang begitu spesial, kamu tentu ingin segala sesuatunya berlangsung sempurna. Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah dekorasi ruangan. Dekorasi ruangan yang tepat dapat meningkatkan mood para tamu. Untuk itu, kamu bisa memasang bunga-bunga segar di berbagai sudut ruangan pernikahan. Tidak hanya terlihat cantik, bunga-bunga ini juga biasanya memiliki aroma yang harum.

Nah, pada banyak pernikahan, mawar menjadi bunga yang paling sering digunakan untuk dekorasi. Tentu saja tidak ada yang salah dengan hal ini. Namun, apabila kamu ingin dekorasi pernikahan yang agak berbeda, berikut rekomendasi beberapa bunga yang tidak kalah indah dari mawar.

Tulip

Kalau kamu ingin dekorasi pernikahan menggunakan bunga warna-warni tetapi bosan dengan mawar, tulip sangat cocok jadi alternatif pilihan. Sama seperti mawar, tulip juga hadir dalam beragam shade warna, mulai dari yang bold seperti merah, oranye, magenta, dan ungu hingga warna pastel seperti peach, merah mudah, dan kuning.

Kabar baiknya lagi, tulip mudah ditemukan di berbagai musim. Bentuknya yang cenderung menyerupai kuncup membuat tulip cocok digunakan untuk dekorasi pernikahan bernuansa formal maupun kasual. Kamu bisa menggunakan tulip sebagai buket atau hiasan di atas meja. Beberapa jenis tulip yang sering digunakan untuk dekorasi pernikahan adalah tulip Belanda dan Prancis.

Anggrek

Bagi yang hendak mengadakan pernikahan di area outdoor pada musim kemarau, anggrek adalah pilihan bunga yang cocok untuk dekorasimu. Pasalnya, anggrek merupakan bunga yang justru tumbuh dengan baik di suhu panas. Bahkan jika diletakkan di vas bunga, anggrek bisa bertahan selama 14-21 hari! Sebaliknya, jika diletakkan pada suhu dingin, bunga anggrek justru bisa lebih cepat mati.

Kebanyakan orang yang menggunakan anggrek untuk dekorasi pernikahan biasanya memasang bunga tersebut sebagai hiasan, misalnya diikat pada tiang atau ditempel di dinding. Namun, kamu juga bisa merangkai anggrek menjadi sebuah buket bunga yang cantik. Pastikan saja kamu memilih anggrek dengan kelopak paling segar.

Peony

Ciri khas dari bunga peony adalah kelopaknya yang terlihat begitu bervolume. Warnanya pun cenderung terang dan memiliki aroma yang cukup wangi. Karena karakteristiknya tersebut, peony pun cocok digunakan untuk dekorasi pernikahan maupun buket pengantin.

Setidaknya ada dua jenis bunga peony yang biasa digunakan, yaitu herbaceous dan tree. Namun, untuk menggunakan peony sebagai dekorasi pernikahan dibutuhkan bujet yang tidak sedikit karena memang bunga ini dikenal cukup mahal. Nah, idealnya bunga peony tumbuh pada akhir musim semi hingga awal musim panas, tetapi bisa jug

Anyelir

Tidak dapat dipungkiri bahwa dekorasi menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar pada acara pernikahan. Kabar baiknya, kamu bisa mengakali hal tersebut dengan menggunakan anyelir. Bunga satu ini tidak hanya mudah didapatkan, tapi juga relatif murah dan tahan lama. Jika ditaruh di dalam vas, anyelir bisa bertahan hingga mencapai 2-3 minggu.

Kamu bisa menggunakan anyelir berwarna soft pink atau peach untuk dekorasi pernikahanmu. Dengan lapisan kelopak yang cukup bervolume, anyelir cocok digunakan baik untuk dekorasi di dinding, kursi, pajangan di meja, hingga buket untuk dibawa pengantin. Kamu juga bisa memadukan anyelir dengan kelopak mawar berukuran kecil untuk mempercantik dekorasi.

 

Dari daftar bunga di atas, mana yang akan kamu pilih untuk mempercantik dekorasi acara pernikahanmu? Apa pun pilihannya, kamu bisa mendapatkan bunga tersebut di Flower Chimp, layanan penyedia beragam jenis bunga secara online. Kamu hanya perlu membuka situs flowerchimp.co.id dan cari bunga berdasarkan jenis atau tujuan pemberiannya. Mudah dan praktis!